“CONFINTEA VI Mid-Term Review 2017”, Suwon - KOREA Menguatkan Komitmen Dunia untuk Pendidikan dan Pembelajaran Bagi Orang Dewasa

Oleh: Cecep Suryana
10 Oct 2017 -

UNESCO Institute for Lifelong Learning (UIL) menyelenggarakan konferensi Internasional Keenam Tinjauan Jangka Menengah tentang Pembelajaran dan Pendidikan orang  Dewasa atau disebut  Mid-Term Review of the Sixth International Conference on Adult Learning and Education” (CONFINTEA VI)  tanggal 25-27 Oktober 2017 di Suwon Korea.

Kegiatan Review ini dimaksudkan untuk mendukung pelajar dewasa di seluruh dunia dan memaksimalkan manfaat pendidikan orang dewasa untuk pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini akan melibatkan para pengambil keputusan tingkat kementerian dari setiap Negara, para praktisi pendidikan,  masyarakat sipil, akademisi, dan sektor swasta.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menganalisis dan mengambil pelajaran dari keberhasilan masa lalu dan merancang upaya pengembangan masa yang akan dating, terutama yang terkait dengan kondisi sebagai berikut.

  1. Menganalisis keberhasilan, capaian prestasi dan permasalahan serta tantangan dalam pembelajaran dan pendidikan orang dewasa (ALE) sejak tahun 2009. Hal ini penting karena pada saat itu ada 144 negara menyepakati Kerangka Aksi Belem. Fokus kesepakatan tersebut adalah penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan orang dewasa (ALE) untuk peningkatan wawasan dan kompetensi orang dewasa tentang pengtingnya peningkatan kesehatan, kesejahteraan, pasar kerja, dan pemberdayaan masyarakat/budaya
  2. Mengidentifikasi metoda atau model peningkatan partisipasi dalam ALE. Upaya ini bisa dilakukan melalui peningkatan kolaborasi antar sektor antara kementerian, institusi dan individu/ anggota masyarakat.
  3. Mengkaji kembali komitmen dunia tentang pengembangan pembelajaran dan pendidikan orang dewasa, seperti yang tertuang dalam rekomendasi UNESCO tentang Pembelajaran dan Pendidikan Oang Dewasa, Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for sustainable development).

Kegiatan ini dilaksanakan atas prakarsa UNESCO Institute for Lifelong Learning (UIL) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Korea, Komisi Nasional Korea untuk UNESCO, National Institute for Lifelong Education (NILE) Korea, dan pemerintah Kota Suwon,

Kegiatan Review jangka menengah ini diharapkan dapat menetapkan kesepakatan global untuk pengembangan pembelajaran dan pendidikan orang dewasa dalam rangka mempersiapkan bahan menuju Konferensi Internasional Ketujuh tentang Pembelajaran dan Pendidikan Orang Dewasa (CONFINTEA VII), yang akan diadakan pada tahun 2021.

Memperhatikan maksud dan tujuan tersebut di atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentunya merasa senang dan akan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut karena even ini dengan serius akan mengukuhkan kembali komitmen bangsa-bangsa di dunia khususnya seluruh kementerian pendidikan di seluruh Negara anggota UNESCO tentang berbagai upaya pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan pembelajarana dan pendidikan orang dewasa. Melalui layanan pendidikan Nonformal (PKBM, SKB dan LKP) telah diselenggarakan pembelajaran keaksaraan dasar dan lanjutan, pendidikan kesetaraan, paket C Vokasi, pendidikan persiapan kerja (PKK) dan pendidikan kewirausahaan (PKW).

Selanjutnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui kerjasama dengan kementerian dan lembaga lain tengah dengan serius meningkatkan layanan pendidikan bagi anak usia sekolah yang tidak sekolah (ATS). Populasi mereka yang sekitar 2,9 juta orang pada tahun 2015 akan masuk ke system pendidikan baik formal maupun nonformal dan 4-5 tahun ke depan mereka akan masuk sebagai tenaga kerja usia dewasa yang perlu perhatian dan penanganan yang serius untuk dapat berkembang menjadi SDM yang berkualitas dan produktif.

Dengan demikian peningkatan kapasitas dan mutu layanan pembelajaran dan pendisikan orang dewasa akan semakin bekembang di Indonesia. Peran pendidikan nonformal melalui layanan pendidikan Literasi lanjutan, pendidikan kesetaraan serta Kursus dan Pelatihan akan semakin strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan mereka minimal serata SMA dan atau memberikan bekal kompetensi keterampilan vokasi untuk bekerja atau untuk berwirausaha. (Cecep Suryana)

 




Pos-pos terakhir

  • RAPBN 2018 Ditjen PAUD & Dikmas Mendapatkan Alokasi Dana Rp.1.805.463.073

    Selengkapnya
  • Pagu Alokasi Anggaran 40 Triliun Kemendikbud Disetujui Komisi X DPR RI

    Selengkapnya
  • Dirjen PAUD dan Dikmas Pantau Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Berbasis Koomputer (UNPK-BK) Gelombang II

    Selengkapnya
  • Waktu Pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II (10-12 Oktober 2017 dan 13-15 Oktober 2017)

    Selengkapnya
  • “CONFINTEA VI Mid-Term Review 2017”, Suwon - KOREA Menguatkan Komitmen Dunia untuk Pendidikan dan Pembelajaran Bagi Orang Dewasa

    Selengkapnya