Pagu Alokasi Anggaran 40 Triliun Kemendikbud Disetujui Komisi X DPR RI

18 Oct 2017 -

Jakarta, PAUD dan Dikmas. Alokasi anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebesar Rp.40,092 triliun, pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018 disetujui Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI), hal tersebut tercantum dalam kesimpulan rapat kerja antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan Komisi X DPR-RI. Senin malam (16/10) “Total anggaran Kemendikbud tersebut berdasarkan surat Menteri Keuangan nomor S-162/MK.2/2017 tentang penyampaian pagu alokasi anggaran kementerian dan lembaga tahun anggaran 2018,” disampaikan Mendikbud Muhadjir kepada para anggota Komisi X.

Sekitar 9,1 persen anggaran fungsi pendidikan ditahun anggaran 2018, direncanakan dikelola Kemdikbud dengan pelaksanaan delapan program yang berada di unit-unit utamanya. Salah satunya program di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas), dengan alokasi anggaran sebesar Rp.1.805.463.073. Perhatian pemerintah pada pendidikan anak usia dini (PAUD) ditunjukkan dengan upaya peningkatan kerja sama dengan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terkait pemanfaatan dana desa untuk mendukung penyelenggaraan PAUD di desa-desa. Serta perbaikan pada mekanisme bantuan operasional dan pengembangan model PAUD juga menjadi prioritas Kemendikbud di tahun 2018.

Selain Mendikbud pada acara tersebut turut hadir Harris Iskandar selaku Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas, serta Pejabat Eselon I dan II Kemdikbud. Alokasi anggaran fungsi pendidikan di dalam RAPBN 2018 sebesar Rp.440,9 triliun, dengan alokasi sebesar Rp.146,6 triliun (33 persen) yang disalurkan melalui program pemerintah pusat yang dikelola 20 kementerian/lembaga. Sebanyak 63 persen ditransfer ke daerah dengan rincian Rp.153,1 triliun untuk dana alokasi umum (DAU), Rp.9,1 triliun untuk DAK Fisik.

Alokasi anggaran untuk bantuan operasional sekolah (BOS) di tahun 2018 dialokasikan sebesar Rp.46,7 triliun, sedangkan untuk tunjangan profesi guru dialokasikan sebesar Rp.53,9 triliun. Tiga kementerian pengelola anggaran fungsi pendidikan terbesar adalah Kementerian Agama di posisi pertama dengan alokasi sebesar Rp. 52,7 triliun, dan di posisi kedua dalah Kemenristekdikti dengan alokasi sebesar Rp.40,4 triliun. RAPBN 2018 akan segera disahkan menjadi APBN 2018 melalui sidang paripurna yang dijadawalkan pada akhir bulan Oktober 2017 mendatang. (Tim Warta/MHF/KS/ sumber : Kemdikbud) - Indah




Pos-pos terakhir

  • TBM Kreatif - Rekreatif Tahun 2018

    Selengkapnya
  • Selamat hari raya Idul Fitri 1439H

    Selengkapnya
  • Penetapan Peserta Residensi 2018

    Selengkapnya
  • Warga Binaan dan Mantan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Salemba Kelas II A Di Jakarta Ikut UNBK Pendidikan Kesetaraan Paket C

    Selengkapnya
  • Selamat Menempuh Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun 2018, Prestasi Penting Jujur yang Utama

    Selengkapnya